Minggu , 22 April 2018
Home / News / Tak Cuma Durian, Tasik Selatan Kini Jadi Penghasil Manggis

Tak Cuma Durian, Tasik Selatan Kini Jadi Penghasil Manggis

Tasikgate.com – Selama ini wilayah selatan Tasikmalaya lebih dikenal sebagai daerah penghasil durian. Hal ini nampak dari maraknya perdagangan buah durian di daerah ini.

Namun belakangan, kawasan ujung selatan KabupatenTasikmalaya ternyata juga merupakan penghasil buah manggis. Ini terjadi menyusul program usaha rakyat dalam pemanfaatan lahan kosong.

Dalam beberapa pekan ini misalnya, di sejumlah lokasi bermunculan lapak penjual buah menggis dijajakan dengan cara digantung. Tak kalah perhatian, berseliweran puluhan pengepul buah berdaging putih ini menjual produksi ke beberapa daerah pemesanya. Berton-ton buah manggis setiap hari dikirim para pengepul asal sejumlah kecamatan di Tasik selatan.

Dalam penelusuran, musim panen buah manggis tahun ini menjadi momen sumringah para petanam, penjual atau pengepulnya. Selain melimpahnya buah dalam kebanyakan pohon, juga harga jualnya cukup tinggi. Berkisar Rp 5.500 – 7.500/kg. Merebaknya produksi, menyertai hasrat warga yang menguat, membudidayakan tanaman tersebut.

Seperti penuturan seorang pengepul buah manggis asal Kec.Cipatujah, Koko S, setelah ada minat kuat bertanam manggis masyarakat, tahun ini jadi waktu cukup menggembirakan di masa panennya. Di tengah itu, harganya cukup stabil. Disiratkan Koko, dirinya berkesempatan menangguk keuntungan cukup lumayan.

Harga yang tengah baik, sambungnya, tak begitu kena pengaruh musim produksi buah yang merata. Seperti ia tampung buah itu sejak dari wilayah Kec. Culamega, Cipatujah, Karangnungga dan Kec. Bantarkalong dengan hasil 50-75 kg/pohon.

Gairah pemasaran, masih menurut koko, tak kalah terdongkrak tingginya kebutuhan pasar, seperti selama ini para pengepul mendistribusi pasar-pasar di Bandung, Jakarta dan kota besar lainya. Pria yang sudah puluhan tahun menjadi pengepul buah manggis itu, dalam sehari dapat mengirim 1 – 1,5 ton ke pasar-pasar di luar Tasik.

Sementara, Nanih seorang pedagang buah ini di satu lapak pinggir jalan jalur Tasik – Simpang mengaku, sejak musim panen manggis awal bulan lalu, dirinya mampu menjual 20 -30 kg/hari. Selain pembelinya asal warga sekitar daerah, datang juga dari para pengguna kendaraan yang melintas. Hingga, Nanih, dirinya menyebut buah manggis asal daerah Tasik selatanlah yang banyak dicari para penggemarnya.

“Buah manggis asal Tasik selatan banyak dicari karena memilki rasa yang cukup manis dan berbuah besar,” ujarnya. (*)

Check Also

Ini Dia 3 Tips Ampuh Untuk Mengatasi Anak yang Hiperaktif

Orang tua mana sih di dunia ini yang tidak sayang pada anaknya? Ya, seperti yang ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *